Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2026

Tempat Singgah!!!

Gambar
Perjalanan paling jauh adalah perjalanan menuju dirimu sendiri, bukan pada penerimaan manusia kepadamu. Duhai, jika semua manusia menyukaimu maka tanyakanlah pada dirimu berkali-kali; Benarkah aku telah menjadi diriku sendiri? Biarlah yang lain pergi setelah mengetahui kurangmu, Biarlah kamu tetap menjadi dirimu sendiri. Perjalanan kita di dunia akan segera berakhir, Mari berkemas dengan hati yang selamat, Menginsyafi yang salah, dan melupakan segala yang bersalah. Berbahagialah atas dirimu yang tidak kehilangan dirinya hanya karena penilaian manusia, karena diluar sana banyak yang kehilangan dirinya sendiri hanya untuk menyenangkan manusia lainnya. Kalau kita berharap di kehidupan ini manusia akan selalu bersikap baik maka kita tidak akan pernah tahu rasanya menata diri saat sendiri. Berbahagialah atas jalanmu, berhenti menyandarkan diri pada apa-apa yang ada di bumi karena pada akhirnya akan melukai dirimu sendiri. Biarlah segala perjuangan luka dan kebahagiaan yang telah kita lalui,...

La Tahzan

Gambar
  “Apa yang menjadi takdirmu tidak akan pernah melewatkanmu.” Demikian sebuah ungkapan yang sering kali kudengar. Bahwa setiap jalan yang telah Allah tetapkan pada kita adalah cara-Nya untuk menjaga dan mencintai hambanya.  Maka cukuplah diri kita ridha pada setiap ketetapan-Nya, bahkan saat kita merasa bahwa ketetapan itu tidak membuat bahagia saat itu juga, ketahuilah ada kebahagiaan yang sedang menanti di depan sana. Tentu siapapun akan merasa sedih, tapi lagi-lagi ini adalah takdir Allah dan kamu (Dian) harus ridha pada-Nya.  Sehari setelahnya, menjadi biasa. Allah lapangkan, Allah pulihkan dan ada doa yang senantiasa mengiringinya; Robbi innii limaa anzalta ilayya min khoirin faqiir.  Oktober 2025 kabar itu datang, bahwa aku akan umrah di bulan Ramadan. Tentu ada gemuruh yang mengharu biru mendengar kabar itu. Tibalah waktunya…segala doa yang telah disiapkan, telah terlist hanya berubah menjadi air mata saat melihat ka’bah.  Ya Rabb, aku penuhi panggilan-Mu...

Cintai Perjalanmu yang Ada Allah

Gambar
  Aku mencintai perjalananku yang ada Allah disana. Saat hari tak selalu bahagia, tapi selalu ada sabar dan syukur yang teriring disana.  Kadang ada luka, tapi itu tak akan lama sembuhnya karena ada ruang ikhlas disana. Saat sabar justru menjadi kekuatan utamanya. Saat memaafkan adalah jalan ketenangannya. Aku mencintai perjalananku yang ada Allah disana. Ridha pada setiap takdir-Nya. Tak pernah membenci siapapun yang hadir meninggalkan luka. Tapi juga tak pernah terlalu mencintai makhluk-Nya. Dari sana, dia tumbuh dengan hati yang lapang.  Aku mencintai perjalananku yang ada Allah disana. Sesulit apapun jalannya, sendirian pun menempuhnya, selama ada Allah, aku akan selalu baik-baik saja.  Saat yang datang melukai, lalu pulang dengan insaf. Saat yang datang bahagia, tapi pulang dengan taubat. Jadikan hatimu selalu baik, selalu tulus, selalu ada Allah disana! Biarkan yang ada disisimu adalah mereka yang tetap memilihmu dengan hatinya,  bukan dengan matanya, buka...