Cintai Perjalanmu yang Ada Allah
Aku mencintai perjalananku yang ada Allah disana.
Saat hari tak selalu bahagia, tapi selalu ada sabar dan syukur yang teriring disana.
Kadang ada luka, tapi itu tak akan lama sembuhnya karena ada ruang ikhlas disana.
Saat sabar justru menjadi kekuatan utamanya.
Saat memaafkan adalah jalan ketenangannya.
Aku mencintai perjalananku yang ada Allah disana.
Ridha pada setiap takdir-Nya.
Tak pernah membenci siapapun yang hadir meninggalkan luka.
Tapi juga tak pernah terlalu mencintai makhluk-Nya.
Dari sana, dia tumbuh dengan hati yang lapang.
Aku mencintai perjalananku yang ada Allah disana.
Sesulit apapun jalannya, sendirian pun menempuhnya, selama ada Allah, aku akan selalu baik-baik saja.
Saat yang datang melukai, lalu pulang dengan insaf.
Saat yang datang bahagia, tapi pulang dengan taubat.
Jadikan hatimu selalu baik, selalu tulus, selalu ada Allah disana!
Biarkan yang ada disisimu adalah mereka yang tetap memilihmu dengan hatinya,
bukan dengan matanya, bukan pula karena manusianya.
Tapi memilihmu karena Allah.
Karena menaruh seluruh sumber kebahagiaanmu pada manusia hanya akan membuatmu kecewa.
Maka cukupkan dirimu hanya pada Allah.
Allah dulu, Allah lagi, Allah seterusnya.
Your Sister of Deen
Dian Rahmana Putri

Komentar
Posting Komentar