Postingan

Menampilkan postingan dengan label Inspirasi

[ENERGI LUKA]

Kepada Aus dan Khazraj kita belajar bahwa luka bisa menjadi karat. Menjelma racun yang mengubah kebaikan menjadi keburukan. Seperti halnya Abdullah bin Ubay yang demikian benci kepada baginda Nabi, sebab sang baginda merebut tempatnya untuk menjadi seorang raja. Tumpah ruahlah kebencian dari dalam dadanya. Ia mundur ke belakang berbaris diantara segolongan kaum munafik yang ikut serta dalam perang Uhud. Lelaki itu puas, menyaksikan kaum muslimin kalah perang dari Quraisy. Dan itu terjadi sebab luka di dadanya. Kepada Buya Hamka kita belajar bahwa luka bisa menjadi karya. Menjelma Tafsir Al-Azhar yang melegenda. Meski ia pernah kalah dalam silang sengketa bersama A. Hassan guru sahabatnya Mohammad Natsir. Namun, Hamka tidak pernah menganggap bahwa luka dari kekalahan itu sebagai sesuatu yang mesti dibalas dengan keburukan pula. Ia justru tampil dengan caranya sendiri. Membasuh dan mengobati luka itu dengan belajar tiada henti agar kelak ia mampu menjadi sosok yang bercahaya seperti gur...

Sebaik-Baik Cinta Karena Allah

Gambar
Adalah cintanya nabi Ibrahim Alaihissalam ketika diuji oleh Allah untuk mengorbankan nabi ismail Adalah cintanya Sarah, ketika menyuruh suaminya; —Nabi Ibrahim Alaihissalam— menikahi Hajar Adalah cintanya seorang wanita beriman, yang dimasukan kedalam api mendidih beserta seluruh keluarganya oleh Fir’aun yang keji Adalah, cintanya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang harus berhijrah dari Makkah ke Madinah, Adalah cintanya Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu yang menyedekahkan seluruh hartanya Adalah cintanya Umar bin kaththab radhiyallahu ‘anhu yang menyinarkan keadilan saat memegang tampuk kekhalifahan Adalah cintanya manusia-manusia sekarang, yang kehilangan keluarga, sahabat, kerabat semenjak pakaian taat melekat Kalimat ini viral, dan saya kesusahan mencari sumber pertamanya; “Bahwa cinta adalah pengorbanan. Seseorang yang jatuh cinta akan mengorbankan apa saja demi orang yang dicintainya.” Maka inilah sebaik-baik bukti cinta karena Allah, sami’na wa atho’na Betapa b...

Antara Bangkit dan Terjatuh

Segalanya akan menjadi tabu, saat kita hanya bermain bersama angan-angan tanpa pernah mau untuk mencoba dan melakukan. Ekspektasi yang kau bayangkan, bisa jadi salah, bisa jadi benar. Semuanya akan terjawab ketika raga dan hati sudah sepakat untuk bergerak bersama dan menerima semua konsekuensinya. Berat maupun ringan bukanlah alasan, itu semua hanya awal , hanyalah permulaan untuk mengemas manisnya perjuangan setelah letih dan lelah menempa sekujur badan. Manis tak selamanya disemai secara instan. Lebah bekerja keras untuk menghasilkan madu. Senja tak pernah kau dapati di tempat terendah, ia akan selalu berada ditempat tertinggi, setelah kau merasakan lelah dari mendaki, letih seluruh badan dari kepala sampai kaki. Semua yang manis diawali dengan perjuangan, dan perjuangan berawal dari sebuah gerakan. Tak selamanya hatimu akan menjadi tempat segala ingkar dari semua hal-hal buruk, tempat beriman dari segala hal-hal baik. Hatimu perlu dipuaskan, dengan membenarkan yang salah, dan...

Bait-bait Puisi Ariel untuk ustadz Abu Bakar Ba'asyir

Sebelum menjalani masa hukuman di rutan Pondok Waru Bandung, Ariel juga lama menjalani masa tahanan di Rutan Baresekrim Mabes Polri. Di tempat ini, Ariel bertemu dengan banyak orang, mulai dari pembunuh, Misbakhun (tersangka pemalsuan LC Bank Century, yang oleh Ariel hanya menulis pak Mis) hingga ustadz Abu Bakar Ba'asyir. Seperti dilansir  JPNN , Ariel mengenal ustadz yang dituding sebagai gembong teroris itu lewat pak Mis. ustadz Abu Bakar hanya mengenal nama Ariel namun tidak pernah bertemu wajah. "Oh ini toh Ariel? Saya hanya tahu namanya saja," kata ustadz Abu Bakar Ba'asyir dalam buku "Kisah Lainnya" Catatan 2010-2012, Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David. Ustadz Abu Bakar Ba'asyir sempat beberapa kali memberi wejangan untuk Ariel. Salah satu yang paling dingat Ariel adalah "Jangan berkecil hati. Manusia diciptakan di dunia ini memang untuk dibikin kesalahan, lalu memperbaiki diri. Kalau semua orang sudah tidak bikin kesalahan lagi, maka semua...

MENJAGA yang TERJAGA

Dengan-Mu ada kelezatan, meski hidup terasa pahit kuharapkan ridha-Mu, meski seluruh manusia marah Kuharapkan hubunganku dengan-Mu tetap harmonis meski hubunganku dengan seluruh alam berantakan Bila cinta-Mu kudapatkan, semua akan terasa ringan sebab, semua yang di atas tanah adalah tanah belaka Mungkin ikhlas itu permata. Berkilau karena tiada henti diasah dengan amal bermakna, walau kadang ada rasa tersiksa. Mungkin ikhlas itu emas. Murninya karena dilelehkan panas. Dibakar agar kerak dan noda terlepas. Hingga kilaunya jelas. Mungkin ikhlas itu mutiara. Terbentuk karena ada yang luka. Jauh di kedalaman samudra. Perlu keberanian untuk meraihnya. Bahwa menjagamu, mungkin membuatku terluka, tapi itu lebih baik dari dunia dan seisinya. Bahwa menjagamu, tak selalu harus bersama berirama dalam melodi rasa. Bahwa menjagamu adalah caraku mencintaimu. "Menjadi yang menjaga agar tetap Terjaga" Bukan karena bangga, namun karena cinta. Bahwa amanah adalah yang menjaga Taq...

Bertumbuh

Menghimpun kembali segala energi kemudian menyusun kembali mimpi - mimpi yang pernah di rancang sedemikian rupa. Dengan Niat, Cinta dan Kerja keras.

Bermasyarakat

Gambar
Sebagai pejuang asal budaya ketimuran yang mengajarkan kepada kita, agar mengerti akan arti dari bermasyarakat. Walaupun nyata belum kenal nama, menebar senyum manis terhidang kepada siapa saja yang lewat. . Kehidupan desa beri inspirasi tentang pendidikan pemberian manfaat kepada sejuta umat. . Masihkah dirimu ingat, bahwasanya Nabi Muhammad ialah seseorang  yang merakyat dan berkhidmat kepada umat pernah bercakap . المؤمن يألف و يؤ لف ، و لا خير فيمن لا يألف و لا يؤلف ، و خير الناس أنفعهم للناس . _"Orang mukmin itu dekat (familiar kepada manusia) dan dekat (dihati manusia), tiada kebaikan dalam diri seseorang yang tid...

Cerita Sekolah Kolong (2)

Gambar
Seorang anak kecil adalah seorang filosofi terbaik. Dengan pertanyaan paling mendasarnya tentang pencipta dan ciptaannya yang mereka lihat didepan mata dan apa yang ada dipemikiran. Kadang, seorang dewasa harus beranjak dan mengambil napas dalam, berpikir serius atau bahkan berkeliat mencari tau ke orang disekitarnya sebelum menjawab pertanyaan tersebut. Seringnya seorang dewasa akan larut bersama tawanya, entah menertawakan betapa lucunya dan dangkalnya pemikiran seorang anak atau menertawakan diri sendiri yang hidup dengan mencari arti tapi lupa atas dasar apa hidup ini sebenarnya. Jika dulu pertanyaan seorang anak tak mampu dijawab oleh seorang dewasa, maka mengatakan anak tersebut gila pun dilakukan. Kehilangan kata membuat seorang harus menerima resiko cercaan. Anak kecil pun disalahkan. Ah.. Lucu !! Tak pelak, orang dewasa dimasa ini akan saling menertawakan sesama orang dewasa. Mengatakan perilaku tiap mereka tak ubah seperti anak kecil yang takut mainannya diambil orang. Ahh.. ...

Kasih Sayang

Gambar
Ia menghampiriku, menyambutku dengan senyum dan menyalami tanganku " Kak, boleh saya duduk disampingmu?" Saya tersenyum, anak lelaki itu berbeda dengan kawan-kawannya. Betapa pertemuan pertama kami kala itu sungguh mengesankan. Hingga berlalunya waktu menjadikan kami seperti seorang ibu dan anak. "Kak, bolehkah saya menganggapmu ibu ?  Ibu saya telah meninggal setelah melahirkan adik terakhir kami. Dan Bapak, setelah ibu pergi. Beliau menikah lagi dan tak pernah sekalipun menjenguk kami." Orangtua mana yang begitu tegah meninggalkan anaknya tumbuh tanpa kasih sayang, besar dilingkungan yang sama sekali tak ada hubungan keluarga. Sungguh, anak-anak lucu, hafidz/ (ah) , dan menggemaskan seperti mereka adalah anugerah. Namanya; Muhammad Fuad Al-Magizy, Seperti namanya. Beliau merawat adik-adiknya dengan penuh perasaan. Bersama Muhammad Fadel Al-Magizy menjadi kakak sekaligus orangtua. Fuad, Fadel, Faqhi, Fathir dan Keyha . Kelimanya adalah penghafal qur'an d...

Sekolah Kolong

Gambar
Malam itu setelah melakukan perjalanan kaki kurang lebih selama 3 jam menuju sekolah kolong. Akhirnya aku bisa menyandarkan diri pada dinding rumah tua milik dg.rosi. Nenek yang menampung anak-anak kampung Bara-barayya. Ini bukan pertemuan kali pertama, tiba-tiba jamila dan salati duduk tepat di hadapanku dan menggenggam tanganku . Mereka tersenyum. Ahh, sungguh pemandangan senyum yang kulihat malam itu cukup menghapus lelah dan penat. Aku membalas senyumnya sambil  menggoda. Mereka tertawa. Pertemuan yang kukira mereka akan takut padaku. Sebab di kampung mereka sama sekali tak ada perempuan bercadar, beruntungnya sekarang mereka mulai mengenal jilbab atas donasi-donasi jilbab yang didonasikan orang-orang baik. Aku lapar, Haaaahhhhh Tiba-tiba di selah-selah obrolan Jamila : Kak, bisa kita buka cadarta? Tidak adami laki-laki (tapi pake bahasa daerah, ini cuman diartikan sendiri yahh) Salati : Ayok kak, buka. Mauka lihat *sambil merajuk dan agak memaksa* Aku hanya tersenyum,...

Inspirasi dari Pelosok Maros (Sekolah Kolong)

Gambar
Jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Begitulah suasana kampung bara-barayya, pelosok kota maros. Namun meski begitu, disini akan kita temukan banyak pelajaran, ketenangan pula kedamaian. Jauh dari kota, tak seperti keindahannya. Ada kisah yang harusnya begitu memukul orang-orang terdidik. Disana terdapat rumah tempat anak-anak kampung menaruh impian dan Cita nya. Rumah sederhana dengan papan yang sudah lapuk dimakan usia, berjalan dengan hati-hati agar tak rubuh dan mengganggu aktivitas anak-anak menikmati proses meraih cita dan mimpinya dibawah kolong rumah. Rumah itu milik seorang lelaki tua yang jalannya pincang, tak pernah merasakan bangku sekolah, dirumahnya barang berharga yang dimiliki hanyalah kompor gas dan satu mata lampu. Selebihnya tak ada. Pekerjaannya serabutan. Tapi beliau kaya. Kaya hati. Memberikan rumahnya dan Mewakafkan tanah kosong miliknya untuk di dirikan bangunan sekolah bagi anak-anak kampung bara-barayya. Keramahan dan Ketulusan akan kita temui disana. Dua pul...

Dari Mata Turun ke Hati

Kalian pasti ingat aksi heroik presiden BEM UI yang mengacungkan tinggi-tinggi kartu kuning di depan Jokowi. Tangannya lurus, tegap, tak menjadi bengkok sedikit pun walau dihalau paspampres. . . Percaya diri, sekaligus galak, bak wasit sepak bola. Aksi "kartu kuning" ini langsung viral. Zadit Taqwa mengaplikasikan komunikasi semiotik dalam aksinya dengan cerdas. Cepat, Tepat, dan efektif! Pesannya langsung menyebar ke seluruh negeri. . . Mungkin beda halnya, kalau ia membentangkan spanduk berisi "bla..bla..bla..". Belum sempat terbaca mungkin sudah diseret ke belakang. Lihat kan? sebuah tanda, warna, bentuk, visual, sangat besar pengaruhnya. Terekam cepat dalam otak. Tertanam kuat dalam hati. Maka, hati-hati dengan pilihan benda-benda yang ada di sekitarmu. Perkara pulpen yang bertengger di mejamu, bisa bikin merana, kalau asalnya dari dia yang kau suka. Perkara sepatu puluhan juta. Bisa meninggalkan selapis, demi selapis kesombongan jika terus terusan kau pakai....

Amalan Hangus Karena Status

"Amalan Hangus Karena Status" Judul ini bermaksud untuk sedikit me review materi. Memang awalnya sangat berat untuk membuat artikel dengan materi ini, namun insyaAllah semoga bisa bermanfaat untuk kita semua Social media dewasa ini telah menjadi trend di kalangan remaja, anak-anak, maupun orang dewasa, banyak sekali yang memanfaatkan social media ini untuk berbagai hal, tak terkecuali para aktifis dakwah yang memanfaatkan Sosial media ini sebagai salah satu fasilitas untuk berdakwah. Untuk membagikan postingan postingan yang islami dan bermanfaat, ada yang juga melakukan kampanye gerakan gerakan positif melalui social media, untuk membentuk sebuah komunitas yang bergerak si dunia keislaman dan masih banyak yang lainnya. Ada juga yang memanfaatkan social media ini juga untuk memfasilitasi diri melakukan hobi seperti misalnya menulis atau membuat poster poster dakwah untuk mengajak orang orang agar ikut serta untuk melakukan kebaikan. Tapi sadarkah kita bahwa teknologi ini...