La Tahzan
“Apa yang menjadi takdirmu tidak akan pernah melewatkanmu.” Demikian sebuah ungkapan yang sering kali kudengar.
Bahwa setiap jalan yang telah Allah tetapkan pada kita adalah cara-Nya untuk menjaga dan mencintai hambanya.
Maka cukuplah diri kita ridha pada setiap ketetapan-Nya, bahkan saat kita merasa bahwa ketetapan itu tidak membuat bahagia saat itu juga, ketahuilah ada kebahagiaan yang sedang menanti di depan sana.
Tentu siapapun akan merasa sedih, tapi lagi-lagi ini adalah takdir Allah dan kamu (Dian) harus ridha pada-Nya.
Sehari setelahnya, menjadi biasa. Allah lapangkan, Allah pulihkan dan ada doa yang senantiasa mengiringinya; Robbi innii limaa anzalta ilayya min khoirin faqiir.
Oktober 2025 kabar itu datang, bahwa aku akan umrah di bulan Ramadan. Tentu ada gemuruh yang mengharu biru mendengar kabar itu. Tibalah waktunya…segala doa yang telah disiapkan, telah terlist hanya berubah menjadi air mata saat melihat ka’bah.
Ya Rabb, aku penuhi panggilan-Mu…
Tiada ketenangan di dunia ini, namun mengadukan segalanya pada Allah adalah nikmat yang tidak akan pernah bisa dibeli oleh apapun. Kekuatan sejati bukan tentang selalu terlihat tegar tetapi tentang tahu ke mana kamu harus kembali saat hidup terasa berat.
Karena keyakinan kepada Allah, Ridha pada setiap takdir Allah adalah ketenangan yang akan membuat kita tetap bertahan tanpa kehilangan arah.
Dunia mengajarkan banyak cara untuk terlihat kuat, ada banyak teori, motivasi, dan metode yang mungkin valid untuk diupayakan namun kita juga perlu tahu bahwa kesedihan itu valid dan manusiawi.
Tetapi dengan bersandar pada Allah, maka ia akan memperoleh kekuatan yang lebih utuh, kekuatan yang tidak mudah runtuh oleh keadaan, kekuatan yang tetap bertahan dalam kesabaran dan kelapangan hati, serta kekuatan yang tetap memiliki arah meskipun hidup dipenuhi perubahan.
LA TAHZAN INNALLAHA MA’ANA
“JANGANLAH ENGKAU BERSEDIH, SESUNGGUHNYA ALLAH BERSAMA KITA.” 🤍🕊️
Your Sister of Deen;
Dian Rahmana Putri

Komentar
Posting Komentar